SELAMAT DATANG

KGPM SENTRUM KAWANGKOAN

Friday, April 29, 2011

BAHAN FIRMAN DAN KERJA BULAN MEI

KHOTBAH MINGGU, 1 MEI 2011
KELUARAN 12 : 1 – 11
SUKACITA PASKAH
Jemaat yang diberkati Tuhan…
             Suasana paskah memberi arti yang tersendiri bagi kehidupan orang percaya, karena paskah adalah kemenangan iman yang memiliki nilai terbesar dalam sejarah penyelamatan Allah untuk manusia. Kata Rasul Paulus bahwa jika Kristus tidak dibangkitkan maka sia-sialah kepercayaan kita dan itu berarti bahwa Paskah adalah dasar dari keyakinan iman keada Allah yang hidup.
Saudara-saudaraku…
             Bacaan Alkitab saat ini yang diangkat dari Kita Keluaran 12:1-11 yang memberitkan tentang perintah Tuhan kepada Musa dan harun untuk melakukan perayaan paskah. Apabila kita mencermati secara keseluruhan bacaan Firman Than ini, maka kita mendapat petunjuk bahwa perayaan paskah dalam konteks Perjanjian Lama menunjuk kepada Karya pembebasan Allah dari perbudakan yang berat di Mesir.
             Saudara-saudaraku…
             Pembebasan Allah dari perbudakan yang dilakukan bangsa Mesir kepada umat Israel adalah suatu perbuatan yang harus diingat untuk dijadikan dasar keyakinan tentang Allah yang pengasih dan penyayang. Karena itu, perayaan pasakah dilakukan dengan kesiapan-kesiapan yang serius seperti tersedianya anak domba atau kambing jantan yang tidak bercela, dagingnya dipanggang dan dimakan dengan roti yang tidak beragi bersama dengan sayur ahit. Diingatkan untuk dimakan hanis dan tidak tersisa, dimakan dengan tertib (ayat 11) pinggang berikat, berkasut dan tongkat ditangan.
             Saudara-saudaraku…
             Semua itu adalah cara yang harus dilakukan umat Allah untuk memberikan pembelajaran bahwa kehidupan beriman memiliki aturan-aturan yang harus dihargai untuk dilakukan. Adapun setiap aturan yang ditetapkan dala suatu lembaga Gereja, itu adalah suatu yang mengikat kita untuk membagun kehidupan beriman yang benar dimata Tuhan. Gereja sebagai suatu persekutuan orang percaya, terdiri dari kumpulan orang-orang dengan karakteristik yang berbeda-beda, keinginan serta kemauan yang mungkin tidak sama. Karena itu yang dapat menyatukan dalam satu ikatan persekutuan yang kokoh adalah taat terhadap aturan-aturan yang ada. Ketaatan adalah kunci kemenangan sebagaiman Yesus, dari perjalanan dikayu salib, ditempuhnya dengan taat samapai kepada kubiaran yang kosong dan itulah kemenangan paskah…..itulah sukacita kita….sukacita paskah bahwa Yesus Kritus telah menang dari maut, kemenagan-Nya membuat kita memiliki keyakinan tentang Tuhan yang kuat dan perkasa.
             Saudaraku….
             Di perjalanan kehidupan kita selaku orang percaya, kemenangan Kristus hendaknya memotivasi kita untuk selalu bersukacita, menikmati karya selamat yang telah Tuhan karyakan untuk kita manusia. Kita tidak lagi harus mencari domba atau kambing jantan untuk dipersembahkan, tetapi marilah kta mencari dan mempersembahkan rasa syukur kepada Allah untuk semua berkat-berkat-Nya. Pasakah adalah bukti bahwa seberat apapun penderitaan kita pasti akan lewat, akan belalu, asaklan kita tahu dan taat didalam keyakinan iman kepada Allah.
             Jemaat yang dikasihi Tuhan….
             Dalam realitas kehidupan hidup kesukariaan, terkadang kita merayakan paskah tetapi kita tidak menikmatinya. Artinya bahwa paskah belum kita pahami dengan benar karena kita belum menang dari persiapan-persiapan yang menghimpit kita seperti : banyak masalah yang membuat orang percaya terbelengu dalam kebisuan (tidak saling sapa) tapi saling-silang membuat kita tidak bersukacita.
             Jemaat yang dikasihi Tuhan…
             Semua ada masanya, jangan membuat kehidupan kita terbeban oleh beban kita sendiri tetapi mari kita bwa semua beban kita, hati kita, bersama kita kepada Tuhan. Dengan Tuhan kita dapat menemukan cahaya paskah yang akan membuat kita bersukacita karena menikmati hidup dalam karya Kristus. Amin…!!!!!

KHOTBAH KEPEL 2-7 APRIL 2011
KELUARAN 12:12-19

             Persekutuan kepel yang diberkati Tuhan,…
             Siapapun kita, pasti tidak ingin mendapatkan hukuman apalagi hukuman itu dating dari Tuhan. Bacaan Firman Tuhan saat ini ternyata memuat tentang penghukuman allah bagi bangsa Mesir dengan membunuh semua anak sulung manusia dan binatang, saudara-saudara… hari yang tragis bagi bangsa mesir untuk memperlihatkan kekuasan Allah atas alam semesta termasuk manusia ciptaan Tuhan. Dari penghukuman allah yang disaksikan oleh sejumlah mata manusia Allah hendak membuktikan bahwa Allah Israel adalah Allah yang tidak seperti yang dipuja dan disembah oleh bangsa-bangsa kafir. Allah Israel bertindak untuk memberikan keadilan kepada umat Allah yang telah banyak merasakan ketidakadilan akibat perbudakan yang dilakukan terhadap mereka.
             Saudara-saudara…
             Allah berhak melakukan apa saja untuk kebaikan kita. Karena itu, setiap kebaikan yang kita lakukan dalam hidup kita pasti diperhitungkan TUhan dan setiap kejahatan yang dilakukan untuk sesame kita akan ada juga balasan yang diberikan Tuhan dalam bentuk penghukuman. Sebab itu sebagai anggota keluarga Allah dalam persekutan kepel…(sebut kepel masing-masing) sidang sentrum Kawangkoan. Marilah terus berusaha, berjuang untuk hal-hal yang baik karena ketika perbuatan baik kita berlakukan maka perlindungan Tuhan akan selalu kita rasakan didalam rumah kita….dilingkungan pekerjaan kita dan dimanapun kita berada. Amin…>!!!

KHOTBAH KOMISI 2-7 APRIL 2011
KELUARAN 12:20-28

             Persekutan yang dikasihi dan diberkati Tuhan…
             Mencari perlindungan adalah tindakan yang bijak ketika kita diperhadapkan dengan ancaman kematian. Seperti itulah yang dialami umat Allah ketika Tuhan menghakimi penduduk yang diam ditanah Mesir. Umat Israel yang dianggap lemah dan tidak berdaya, justru merekalah yang mendapat perlindungan Tuhan dengan lambang darah yang dapat dilihat didepan pintu rumah dan semua anggota keluarga harus berada didalam rumah masing-masing.
             Saudara-saudaraku…
             Penghakiman Allah sangatlah mengerikan tetapi itulah bentuk dari keadilah Allah…ternyata siapaun kita bila berbuat jahat akan ada hukumannya dan yang berbyat baik mendapat pengasiha Tuhan. Dari sejarah umat Israel inilah sampai hari ini, kita dapat melihat Israel inilah sampai hari, kita dapat melihat disetiap perayaan paskah banyak lampion-lampion yang terpampang dimana-mana juga ditaruh didepan rumah dari keluarga-keluarga Kristen.
             Saudara…
             Symbol-simbol tersebut hendaknya dipahami untuk dihayati bahwa kasih dan kemurahan Tuhan selalu kita nikmati didalam pengharapan iman kepada Yesus Kristus yang bangkit. Sebagai persekutuan komisi…(sebut komisi masing-masing) sidang sentrum kawangkoan….banyak hal yang dapat kita buat untuk member symbol tentang kebaikan Tuhan melalui tidakan hidup yang bersedia membuka hati member pertolongan kepada sesame kita sebagai wujud dari kasih yang selalu mengampuni. Pengampunan Tuhan yang dapat kita alami melalui pengorbanan Yesus Kristus itulah yang kita jadikan dasar untuk hidu didalam kasih yang member arti dan makna dari perayaan paskah. Amin…..!!!!

KHOTBAH MINGGU, 8 MEI 2011
KELUARAN 14:9-14
PERJALANAN YANG MENAKUTKAN
             Jemaat Tuhan yang diberkati….
             Meninggalkan tempat perbudakan adalah impian setiap orang yang ingin maju dan itulah yangsedang dialami umat Israel dalam perjalanan meninggalkan Mesir menuju ketempat yang akan disiapkan Tuhan. Tanpa mereka sadari Tuhan sedang berproses untuk memperlihatkan kebesaran kuasa Allah dimata umat Allah.
             Saudara-saudara…
             Betapa umat Israel terkejut ketika mereka menoleh kebelakang ternyata pasukan Firaun dengan kekuatan yang besar sedang mengejar mereka. Merekapun sadari dengan kemampuan mereka yang serba terbatas, tidak ada kekuatan yang dapat melawan Firaun dan pasukannya. Meskipun mereka harus berlari kemampuan mereka tidak akan sanggup dibandingkan dengan lajunya kuda-kuda Firaun apalagi umat Israel berada diposisi yang sulit didepan mereka laut luas terbentang yairu Laut teberau.
             Saudara-saudaraku..
             Bagi umat Israel mereka pasti akan mati, mati dilaut lepas atau mati ditangan pasukan Firaun. Dalam situasi seperti itulah Allah ingin melihat seperti apa sikap dari umat Israel ketika menghadai kesulitan dalam perjalanan hidup mereka. Dari kesaksian Alakitab Keluaran 14:11-12 sangatlah jelas bahwa mereka bukan menyerahkan diri kepada Tuhan dalam doa tetapi justru mereka menyalahkan Musa yang telah memimin mereka meninggalkan Mesir.
Jemaat yang diberkati Tuhan…
             Situasi seperti itupun terkadang menjadi bahagian kehidupan orang percaya… ketika penderitaan, kesusahan ataupun pergumulan dating dalam kehidupan kita maka yang sering kita lakukan adalah saling melemarkan kesalahan kepada orang lain seerti tragedy Firdaus. Adalam mempersalahkan Hawa dan Hawa mempersalahkan ular padahal semuanya adalah salah karena berdosa. Kalau seperti itu maka akibatnya adalah suasana persekutuan menjadi terganggu, hubungan menjadi rusak dan dari situlah akan bersarang kekuatan sang iblis yang akan berusaha merobohkan kekuatan iman orang percaya.
             Saudara-saudara…
             Hal yang seperti itulah yang harus kita hindari untuk tidak terjadi dalam kehidupan Gereja Tuhan. Belajar dari Alkitab bacaan kita Keluaran 14:13-14 sebagai hamba Tuhan, Musa tidak menyalahkan umat Israel tetapi justru Musa menenangkan mereka dengan berkata “jangan takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari Tuhan yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu, sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini tidak lagi akan kamu lihat dan Tuhan akan berperang untuk kamu. Sebagai pimpinan umat Israel, Musa penuh optimism bahwa Tuhan sedang bertindak untuk membentuk proses pertumbuhan iman umat Allah untuk membuktikan bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia itu mungkin bagi Allah.
             Itu berarti kehidupan orang percaya harus dibentuk dan member bentuk yang paten artinya selalu menempatkan keyakinan iman yang dapat menampikan jati diri kristiani yang memiliki pengharapan yang kuat kepada Allah didalam Yesus Keristus. Kalau dapat kita katakana bahwa hidup kita ibarat perjalanan yang harus kita tempuh menuju suatu tujuan dengan diperhadapkanoleh berbagai suasana, mungkin ada yang menyenangkan tetapi mungkin juga banyak yang membuat kita merasa tidak kuat….merasa takut karena berbagai kesulitan ataupun masalah yang membuat kita merasa tidak yaman. Begitu banyak problema dalam kehidupan manusia menyangkut masalah social ekonomi budaya dan lain-lain.
             Saudara…saudaraku…
             Ketakutan dan kecemasan itu biasa..itu manusiawi yang perlu kita perjuangkan adalah bagaimana menemukan solusi yang tepat untuk mencari jawaban doa.
             Firman Tuhan memberikan kekuatan untuk kita. Bahwa Allah dalam Yesus Kristus yang telah bangkit dari maut seantiasa akan menolong kita asalkan kita selalu dating kepada-Nya sebagaimana ungkapan pujian yang berkata TUhan tidak jauh dari kita hanya sebatas doa. Amin…!!

KHOTBAH KEPEL 07-14 MEI 2011
KELUARAN 14:15-22

             Jemaat yang dikasihi Tuhan
             Ada begitu banyak pengalaman iman yang dialami dalam hidup orang percaya walaupun bentuknya berbeda-beda tetapi pada hakekat intinya adalah untuk membuktikan kepada kita bahwa ditengah keterbatasan kita manusia ada kuasa yang besar dapat terjadi bila itu dikehendaki Tuhan.
             Saudara-saudara…
             Pengalaman iman yang dialami umat Israel ketika menyeberangi laut  Teberau adalah suatu pengalaman iman yang stimewa karena siapapun manusia dengan kemampuan ilmu dan teknologi tidak akan mampu memutuskan aliran air laut dalam waktu sekejap dan dapat mengembalikannya kembali dalam waktu yang sekejap pula. Itulah yang seharusnya menjadi dasar keyakinan iman kepada Allah yang hidup dan kuasa dan hendak membuktikan bahwa kekuatan apapun yang dimiliki manusia dapat saja dibendung oleh Allah jika memang Allah menghendakinya.
             Sudara-saudaraku,,,
             Dari kebenaran Firman Allah ini maka kita mendapat pembelaaran bahwa percaya kepada Tuhan harus membutuhkan keyakinan yang kokoh, kita harus meyakini sepenuhnya bahwa Allah sanggup melakukan apapun untuk kita dalam kehidupan kita meskipun mungkin itu diluar jangkauan akan manusia. Karena itu, sebagai orang percaya kita harus berusaha utnuk memiliki kekuatan iman yang mampu dibuktikan dalam realitas hidup kita sehari-hari artinya artinya iman orang percaya hendaknya dapat mewarnai setiap langkah hidup yang kita jalani. Apapuj masalah ataupun tantangan yang menahadang langkah kita, kita harus berusaha untuk melewatinya bersama dengan Kristus. Lautan yang luas dapat dijadikan sarana untuk dilalui umat Allah apabila bersama dengan Allah demikian pun dengan kehidupan kita lautan pergumulan yang mungkin sangat luas dapat kita lewati apabila Yesus Kristus adalah pemimpin hidup kita.
             Saudara-saudara yang dikasihi Yesus Kristus…
             Karena itu, jangalah pernah meragukan kuasa Allah tetapi melangkahlah selalu dijalan kehidupan kita dengan menempatkan Allah Tuhan Kita Yesus Kristus sebagai emimpin yang setia sehingga langkah kita dalam perjalanan hidup senantiasa menikmati berkat-berkat-Nya. Amin…!!!

KHOTBAH KOMISI 7-14 MEI 2011
KELUARAN 14:23-31

             Persekutuan komisi yang diberkati Tuhan
             Banyak hal yang dapat dilakukan Allah untuk menyatakan penghakiman-Nya kepada siapa saja yang melakukan kejahatan. Tanpa disadri niat yang mungcul dari Firaun raja Mesir yang telah mempersiapkan pasukannya untuk mengejar umat Israel ternyata mereka berlari menuju maut…terbenam di laut Tiberau..
             Saudara..saudaraku
             Kekuatan yang besar yang dimiliki Firaun sebagai raja serta pasukan-pasukan yang terlatih untuk berperang..hanya dengan hitungan menit semuanya musnah dilaut lepas. Itulah kenyataan hidup yang harus kita pahami dengan benar bahwa setiap kejatan yang dilakukan pasti akan berakhit. Betapa umat Israel sangat bersyukur kepada Allah ketika mereka menyaksikan kekuasaan Allah yang berperang melawan musuh-musus mereka.
             Saudara-saudaraku…
             Kita pn sebagai persekutuan anggota Komisi…(sebut nama komisi), dengan bekal Firman Tuhan hari ini maka kita termotivasi untuk memiliki pengharapan iman yang selalu mengandalkan Tuhan didalam setiap menghadapi apapun dalam kehidupan kita. Apalagi ketika kita berada dalam berbagai pergumulan hidup ternyata pertolongan Tuhan senantiasa dinyatakan pada saat yang tepat. Karena itu kita harus terus berjuanga mengkedepankan kehidupan yang memiliki iman yang berkualitas…sebab hanya dengan cara seperti itu maka kita dapat menemukan jawaban doa dalam kehidupan orang percaya.
             Saudara..saudaraku
             Mencermati kehidupan manusia dizaman yang semakin maju saat ini, manusia semakin banyak kesempatan untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan dengan menggunakan sarana-sarana seperti internet yang adalah jendela dunia tetapi kita pun harus ingat bahwa jika tidak digunakan sesuai dengan kebutuhan yang baik maka akan berakibat fatal…apalagi bagi kehidupan anak-anak diusia muda. Untuk itu kita harus memiliki iman yang dapat membimbing kita untuk data bertindak arif dan terhadap berbagai perkembangan agar kita tidak mendapat penghukuman Allah. Kalau kita ingat berbagai situasi yang dialami diberbagai tempat seperti tsunami di jepang…wabah ulat bulu di jawa tengah yang terjadi pada beberapa waktu lalu. Bukankah semua itu adalah suatu peringatan untuk kita manusia agar selalu setia dan taat kepada pemilik hidup ialah Allah. Kita meyakini bahwa bersama dengan Yesus Sang Penebus kita akan menikmati kehidupan ayng selamat didalam perlindungan-Nya. Amin….!!!!

BAHAN PA, 15 MEI 2011
ROMA 5:1-11
MEMILIKI TINDAKAN IMAN YANG TEPAT
             Roma merupakan surat yang terpenting dari deretan surat-surat Paulus. Bahkan dari antara tulisan-tulisan Perjanjian Baru pada umumnya. Alaannya bukan pertama-tama karena surat ini adalah surat yang paling panjang (16 pasal) diantara surat Paulus dan surat-surat lain dalam Perjanjian Lama. Melainkan karena gagasan-gagasan teologiss Paulus yang akhirnya menjadi pokok-pokok pengajaran Kristen, misalnya ajaran-ajaran mengenai pembenaran oleh Iman, kesatuan Tubuh Kristus dan praktek hidup kekeristenan yang harus dinampakkan oleh mereka yang menerima anugerah keselamatan didalam Kristus.
             Dari Roma 5:1-11.Paulus memberikan pengajaran dan peneguhan kepada jemaat Roma dalam menghadapi berbagai persoalan dan pergumulan ditengah mempertahankan dan menyaksikan hidup keberimanan mereka. Kepada jemaat di Roma ia malah berkata “Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan” (3-5).
Pertanyaan untuk diskusi :
1.          Dalam menghadapi berbagai persoalan dan pergumulan, bagaiman sikap dan tindakan kita dalam menghadapinya?
2.          Bagaimana memahami tentang kalimat dalam Roma 5:3 “bermegah dalam kesengsaraan”?

KHOTBAH MINGGU, 15 MEI 2011
ROMA 5:1-11
PENDERITAAN MEMBAWA KETEKUNAN
             Berbicara mengenai tantangan dan penderitaan serta pergumulan adalah semata hal yang lumrah dihadapi dan dialami setiap orang. Setiop penderitaan, tantangan ataupun itu pergumulan yang pasati akan berbeda-beda. Terkadang sangat berat seakan-aka tidak mampu lagi untuk mengahadapinya, sehingga kita mengalami pergumulan yang sangat berat sering kita mulai mempertanyakan kehadiran dan kekuasaan Tuhan dalam kehidupan kita.
-            Apakah benar segala perkara yang kutanggung didalam Dia akan memberikan kekuatan kepadaku?
-            Apakah Dia benar-benar memberikan jalan keluar ketika saya diperhadapkan dengan pergumulan?
Bahkan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang muncul dibenak kita dan agaknya tidaklah begitu mudah untuk tetap berada dalam pengakuan iman bahwa Tuhan ada serta berkuasa ketika kia sedang dalam penderitaan yang sangat berat dan akhirnya kita mencari jalan pintas untuk mengatasi penderitaan yang kita alami.!
             Jemaat Roma juga mengalami dan merasakan berbagai persoalan dan pergumulan ditengah mereka mempertahankan dan menyaksikan hidup keberimanan mereka sebagai kaum yang minoritas mereka mengalami tekanan, ditindas bahkan banyak mengalami penganiayaan. Dalam situasi dan kondisi seperti ini Paulus memberikan pengajaran dan memberikan motivasi kepada jemaat Roma untuk teguh, kokoh, kuat dalam menghadapi persoalan yang mereka alami.
Ada beberapa hal yang menjadi motivasi dari Paulus kepada jemaat di Roma yang menjadi juga pembelajaran bagi kita.
-            hidup dalam kebenaran iman kepada Dia.
             Dalam menghadapi persoalan hidup yang terpenting adalah kwalitas iman. Paulus menasehati bahwa kita yang dibenarkan karena iman maka kita akan hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita Yesus Kristus (ay 1,2). Ini mengingatkan kita bahwa  seberat aapun persoalan yang kita alami, kita tidak akan mengalami ketakutan, kebimbangan karena kita akan memiliki damai sejahtera dengan dia.
-            hidup dalam ketekunan dan tahan uji.
             Ayat 3-5 (baca) sangat jelas diungkapkan oleh Paulus dalam menghadapi persoalan. Bagaimana sikap dan tindakan kita dalam menghadapi persoalan hidup. Ada begitu banyak orang yang tidak tekun, sabar, bahkan tidak tahan uji ketika diperhadapkan dengan persoalan hidup. Paulus memakai kata kunci dalam menghadapi pengajaran kepada jemaat dalam mengahadpi berbagai persoalan, tantangan dan pergumualn adalah kesengsaraan, ketekunan, tahan uji dan pengharapan. Memang disadari dalam menghadapi penderitaan yang pasti tidaklah menyenangkan tetai ketika kita ada ketekunan, ada pengharapan dan tahan uji kita tidak  akan dikecewakan karena di dalam Dia kita telah diperdamaikan dan diselamatkan oleh hidup-Nya.
             Pengajaran Paulus ini sungguh memberikan peneguhan kepada kita bahwa kita sekaran adalah orang-rang yang telah dimenangkan dari kuasa dosa dan maut karena Allah telah menyatakan kasih Karunia-Nya lewat Yesus Kristus yang telah mengalahkan kuasa dosa dan maut melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Amin…!!!

KHOTBAH KEPEL, 15-21 MEI 2011
ROMA 5:12-17
KASIH KARUNIA ALLAH BAGI SEMUA ORANG
             “Nila setitik dapat merusak susu sebelanga” pepatah ini sudah sering kita dengar, dan pepatah ini mengandung arti bahwa kesalahan seseorang pada akhirnya di tanggung oleh banyak orang. Misalnya dalam kelompok paduan suara kalau seseorang tidak menguasai nada lagu yang akan dinyanyikan maka pasti akan berpengaruh pada lagu yang akan dinyanyikan dan pada akhirnya harapan untuk menjadi juara tidak terwujud akibat dari kesalah seseorang.
             Bagian pembacaan alkitab saat ini kita bias mendapati penguraian Paulus tentang apa yang dikatakan dosa. Dalam ayat 12 di katakana bahwa dosa telah masuk kedalam duni oleh satu orang dan oleh dosa itu juga maut dan maut telah menjalar kesemua orang karena semua orang telah berbuat dosa. Siapa yang dimaksud oleh Paulus bahwa dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang? Yang dimaksudnya ialah dosa yang telah dilakukan oleh Adam yang kemudian akibatnya dirasakan oleh semua manusia yaitu saudara dan saya! Dan pad akhirnya dengan kasih karunia Allah kepada manusia, maka dia rela mengorbankan diri-Nya di kayu salib melalui Yesus Kristus dan telah memberikan pengampunan dan keselamatan bagi umat manusia.
             Karena itu kita yang telah diselamatkan akan menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kehidupan yang diberikan oleh Yesus Kristus bagi kita, amin….!!!

KHOTBAH KOMISI, 15-21 MEI 2011
ROMA 5:18-21
KEBENARAN YESUS YANG SEMPURNA
             Ketika kita melakukan sebuah kesalahan yang pasti ada akibatnya. Dari akibat yang kita alami dalam melakukan kesalahan, akan mengingatkan kita tidak melakukan kesalahan tersebut.
             Pandangan teologi Paulus dalam perikop bacaan Alkitab saat ini sempat membingungkan banyak orang, secara khusu bagi orang Yahudi dan non Yahudi di Roma. Padangan teologi bahwa dosa yang telah di buat oleh Adam akibatnya dirasakan oleh semua manusia. Tetapi dengan penebusan Yesus Kristus maka manusia beroleh keselamatan. Ini adalah bagian dari pertanggungjawaban iman dari Paulus tentang apa yang ia mengerti dan yakini. Dosa telah masik ke dalam dunia karena perbuatan Adam yang telah melanggar perintah, peraturan dan ketetapan Allah dan kemudian Yesus dating menghapus dosa manis dengan mengorbankan diri-Nya terpaku di kayu salib sebagai penganti manias untuk  penebus dosa. Sebgaiman seluruh umat manusia terlubat dalam dosa Adam, begitu juga semua umat manusia terlibat dalam kebenaran Yesus yang sempurna dan sebagaimana dosa Adam telah menyebabkan kematian, maka kebenaran Yesus yang sempurna telah mengalahkan maut dan memberikan hidup yang kekal bagi kita,
             Kiranya pengajaran Paulus ini memberikan peneguhan kepada kita bahwa kita adalah orang-orang yang telah di menangkan dari kuasa dosa dan maut. Amin….!!!

BAHAN PA
ROMA 6:1-14
             Sebagaimana kita Roma merupakan kumpulan surat-surat yang ditulis oleh Paulus dan dialamatkan kepada jemaat Kristen yang ada di Roma. Jemaat yang dimaksudkan adalah jemaat Kristen berlatar belakang Yahudi (masi memelihar tradisi ke Yahudian) dan jemaat Kriten yang berlatar belakang non-Yahudi (disebut juga sebagai orang-orang kafir). maka untuk memahami secara khusus kitab Roma 6:1-14, harus dilihat dari karakteristik bahasa dan sastra penulisan kitab Roma yaitu :
Pertama   :   Setiap bagian kitab yang ditulus berkenaan dengan situasi dan kondisi jemaat yang terjadi pada saat itu.
Kedua           :      setiap pasal memiliki kaitan atau hubungan dengan pasal sebelumnya atau sesudahnya dan setiap ayat tidak dapat ditafsirkan secara sendiri-sendiri (dapat dibuat garis besar isi dari teks).
Ketiga       :   Setiap tulisan mengandung arti dan makna teologi secara khusus untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu yang terjadi dijemaat pada waktu itu.
Keempat :   setiap tulisan/teks memiliki implikasi teologi bagi jemaat masa kini sesuai dengan situasi/kondisi jemaat setempat.
             Saudara-saudara berdasarkan dengan beberapa hal diatas maka kita dapat mencoba untuk memahami dan pemdalami kitab Roma 6:1-14, (agar mempermudah kita memelajarinya maka kita boleh mengikutinya dengan membyat pertanyaan-pertanyaan kunci) sebagi berikut:
1.          Apakah yang terjadi ditengah-tengah jemaat pada waktu itu/berkenaan dengan situasi dan kondisi jemaat waktu itu? (lihat ayat 1,2)
2.          Apakah pandangan/pemahaman teologi Paulus berkenaan dengan situasi dan kondisi yang terjadi (Lihat ayat3-11)
3.          apakah pesan/nasehat paulus menjawab persoalan yang dihadapi pada waktu itu? (lihat ayat 12-14)
4.          Coba identifikasi masalah yang terjadi ditengah-tengah jemaat anda berkenaan dengan permasalahan yang dihadapi oleh jemaat di Roma sesuai dengan terks Roma 6:1-14? (Bandingkan)
5.          Apakah pesan Firman Tuhan bagi jemaat anda dalam rangka menjawab permasalahan yang terjadi?

KHOTBAH MINGGU, 22 MEI 2011
ROMA 6:1-14
YA ATAU TIDAK
             Saudara-saudara tabg dikasihi da diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus,
             Kenyataan hidup kita sebagai manusia selalu diperhadapkan dengan 2 pilihan yaitu “ya atau tidak”, setuju atau tidak setuju, suka atau tidak setuju dan seterusnya. Menarik pembacaan kita hari ini, dimana Rasul Paulus memulaikan tulisannya dengan dengan kalimat pertanyaan :…..”bolehkah kita bertekun dalam dosa supaya semakin besar kasi karunia?” (dalam bahasa lain seperti ini: boleh torang mo beking dosa banya-banya supaya Tuhan pe kasih karunia pa torang semakin banya). Denga spontanitas Rasul Paulus tanpa basa-basi member jawaban yang tegas, lugas dan berwibawa (ayat2) yakni “sekali-kali tidak…..” Rasul Paulus langsung member pemahaman yang benar kepada jemaat apa yang dipertanyakan (ayat 3-11). Pada akhirnya dia mau mengatakan kepada kita semua bahwa “kita telah mati bagi dosa, tetapi kita hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus” (ayat 11).
             Saudara..saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus
             Lalu apa yang harus kita lakukan oleh orang-orang yang telah mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah atau dengan kata lain orang-orang yang hidup dibawah kasih karunia. Menurut Rasul Paulus pada ayat 12-14, yaitu :
1.          Dosa jangan lagi berkuasa didalam tubuh yang fana.
2.          Jangan menuruti keinginan dari pada dosa.
3.          Jangan menyerahkan tubuh kita dipakai oleh dosa untuk senjata kelaliman.
4.          Serahkanlh tubuh kita kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
             Saudara….saudara yang diberkati oleh Tuhan Yesus KRistus.
             Kehidupan kita sebagi orang percaya tidak hanya menjadi Kristen Tanda Penduduk (KTP), tetapi dalam kesakisan hidup sehari-hari kita telah mejadi orang-orang yang hidup dibwah kasih karunia Allah, sehigga dalam kehidupan kita sehari-hari kita harus berani mengatakan ya, untuk melakukan kebenaran Firman Tuhan, tetapi tidak atau menolah untuk bersekutu atau melakukan dosa dihadapan Tuhan, amin….!!!

KHOTBAH KEPEL, 22-28 MEI 2011
ROMA 6:15-19
MENJADI HAMBA KEBENARAN
             Saudara-saudara yang diberkati….
             Pernahkah kita melihat atau memperhatikan progersi seseorang yang bekerja sebagai pelayan rumah makan. Bagaimana ia melakukan pekerjaannya? Tentu saja sebagai seorang pelayan ia harus melakukan apa saja yang diperintahkan atau disuruh oleh majikannya, tanpa harus berbantah-bantahan atau menolak untuk tidak melakukannya.
Saudara-saudara yang diberkati Tuhan….
             Tema khotbah hari ini “menjadi hamba kebenaran”. Menjadi seorang hamba kebenaran berarti menjadi seorang pelayan atau pesuruh yang memiliki kerendahan hatai dan rela melakukan apa yang merupakan kebenaran, ia tidak melakukan tiu muslihat atau kebohogan, karena segala  totalitas kehidupannya diabadikan untuk melakukan hal-hal yang merupakan suatu kebenaran yang sesuai dengan kehendak Allah. Sebagai seorang hamba kebenaran ini juga berarti bahwa ia tidak lagi melaukan keinginan-keinginan dari pada dosa karena segenap kehidupannya tercermin sebgai orang-orang yang melakukan kebenaran Firman Allah. Amin….!!!

KHOTBAH KOMISI, 22-28 MEI 2011
ROMA 6:20-23

             Saudara-saudara yang diberkati Tuhan…
             Setiap orang yang berkerja pasti mengharapkan agar dia memperoleh upah, dan upah yang dia peroleh setimpal dengan pekerjaan yang dia lakukan dari orang yang mempekerjakannya.
             Demikian halnya dengan bagian Firman Tuhan yang menjadi perenungang kita saat ini. Setiap orang yang mempekerjakan dirinya kepada pekerjaan untuk melakukan dosa dan hidup dari pekerjaan itu maka ia akan menerima upah dari dosa itu yakni maut atau kematian. Tetapi jikalau kita mempekerjakan itu maka ia akan menerima upah dari dosa itu yakni maut atau kematian. Tetapi jikalau kita mempekerjakan diri kita kepada pekerjaan melakukan suatu kebenaran yang sesuai dengan kehendak Allah maka kita akan menerima upah yang akan diberikan oleh Allah yakni kehidupan yang kekal didalam Yesus Kristus. Oleh karena itu marilah kita sebagai pribadi/keluarga/jemaat dalam kehidupan sehari-hari berbuat sesuatu yang menjadi kehendak Allah agar kita memiliki kehidupan tetapi terus diberkati oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Amin….!!!

BAHAN PA
ROMA 8:1-30
            
             Saudara-saudara yang diberkati, bacaan kita hari ini terdiri dari dua bagian yaitu Roma 8:1-17 dan Roma 8:18-30. Pada bagian pertama Rasul Paulus memberi penegasan dan penjelasan secara lengkap tentang orang-orang yang hidup dalam Kristus, harus hidup dalam Roh akan menerima segala sesuatu dari Roh itu dan kalau hidup dalam Kristus, harus hidup dalam roh kana menerima segala sesuatu dari Roh itu dan kalau hidup menurut daging akan menerima kebinasaan. Pada bagian kedua, Rasul Paulus menguarikan tentang kondisi/keadaan manusia secara umum yang dalam Penderitaan memiliki penghargaan dan kehiduan baru, dan juga secara khusus situasi dan kondisi jemaat yang mengalami keluhan dan pergumulan, yang menantikan suatu pengharapan yang sempurna dari Allah.
             Saudara-saudara, cobalah kita mengemukakan pencapat kita menurut teks yang menjadi bahan untuk pendalaman Alkitab :
1.          Apa yang dimaksud dengan hidup menurut Roh dan Hidup menurut daging?
2.          Apa akibatnya jikalau kita hidup menurut Roh dan hidup menurut daging?
3.          hal-hal konkrit aa saja yang bias di identifikasikan sebgai bentuk dari perbuatan menurut Roh dan menurut daging?
4.          Menurut anda apakah pengharapan orang percaya yang sesuai dengan pembacaan PA?
5.          coba renungkan kalau saat ini kita dimanakah posisi kita berada?

KHOTBAH MINGGU, 29 MEI 2011
ROMA 8:1-30
HIDUP MENURUT ROH ATAU DAGING
             Saudara-saudara yang diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus,,
             Dalam kehidupan sehari-hari mungkinkah kita pernah mengalami apa yang disebut dengan dilematis artinya kita tidak mampu untuk membuat suatu keputusan yang bijak sesuai dengan hati nurani kita. Mengapa? Mungkin karena keputusan kita ini tidak sejalan dengan apa yang kita harapkan atau mungkin saja keputusan kita lebih mengutamakan pada kepentingan paribadi atau kelompok tertentu saja. Memang sangat berat dan terlalu sulit bagi kita untuk mengambil keputusan yang benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.
             Hal ini pula yang dialami oleh jemaat yang ada di Roma ketika mereka diperhadapkan dengan suatu kenyataan kehidupan dengan pergumulannya masing-masing mereka harus mengambil keutusan yang arif dan bijaksana yaitu hidup menurut Roh atau menurut daging. Setiap perbuatan yang dilakukan oleh karena kehendak dari pada Roha akan menuai suatu kehidupan yang diberkati tetapi kalau perbuatan yang dilakukan berdasarkan pada keinginan daging akan menuai kebinasaan atau dengan kata lain kehidupan yang tidak diberkati. Rasul Paulus sangat berharap agar jemaat harus hidup menurut Roh. Karena Paulus menyebut jemaat adalah anak-anak Allah maka mereka harus hidup menurut Roh Allah. Yang memiliki pengharapan menurut panggilah Allah.
             Sangatlah tidak mungkin kalau dalam praktek kehidupan kita sehari-hari kita menyebut diri kita sebgai anak Allah yang harus hidup menurut Roh Allah tetapi justru yang Nampak dalam kehidupan kita sehari-hari adalah perbuatan-perbuatan menurut daging yang membuat kita masih hidup didalam dosa. Kitaberkata bahwa kia adalah anak-anak Allah, kita adalah pewaris kerajaan Allah tetapi dalam kenyataan hidup sehari-hari kita lebih mengutamakan keinginan kita sendiri daripada hidup menurut kehendak Allah.
             Saudara…saudara yang diberkati…
             Lewat perenungan Firman Tuhan kali ini kita diajak untuk kembali mengintrospeksi diri kita, sejauh mana kita memegang komitmen iman kita, untuk hidup menurut Roh Allah dan bukan menurut keinginan daging lagi kita berdalih dengan segala argumentasi kita yang sering kali membenarkan diri kita tetapi menyalahkan orang lain. Sehingga dalam kita mengambil keputusan bukan berdasarkan pada keinginan dan kemauan kita tetapi hanya berdasarkan kepada apa yang dikehendaki atau diinginkan Tuhan untuk kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari..amin…!!!

KHOTBAH KEPEL
ROMA 8:31-36
ALLAH PEMBELA KITA
             Saudara..saudara yang diberkati,,,
             Pernahkah kita tampil sebagai pembela ketika sahabat atau saudara kita hendak di sakiti oleh orang lain. Mungkin kita akan terus membela mati-matian karena sahabat atau saudara kita ini adalah orang yang sangat kita kasihi. Hal ini membuktikan bahwa dalam kenyataan hidup kita seharihari kita membutuhkan juga orang lain untuk dapat menopang atau meringankan pergumulan atau persoalan yang kita sedang alami. Kita tidak dapat hidup tanpa  ada orang lain disekitar kita dengan kata lain bahwa kita tidak dapat hidup hanya seorang diri saja atau menyendiri tanpa ada siapapun disekitar kita.
             Apalagi kalau kehidupan kita selaku orang percaya hidup dan bergantung kepada Tuhan Allah kita yang adalah Pembela kita yang tetap siap sedia setiap waktu untuk membela kita. Kehadiran Tuhan didalam setiap kehidupan kita untuk menghadapi berbagi pergumulan hidup kita sangat kita butuhkan. Dia akan menolong kita tapa pamrih dengan kasih dan setia-Nya. Oleh karena itu kit tiak akan takut dan gentar untuk menghadapi segala seswauatu dalam hidup kita, memperjuangkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan karena siapakah lawan kita jikalau Allah dipihak kita? Amin…

KHOTBAH KOMISI
ROMA 8:37-39
KASIH ALLAH ADALAH SEGALA-GALANYA
             Saudara yang diberkati Tuhan…
             Dalam suatu kesepakatan antara dua pihak tentunya harus ada pengikat yang secata langsung mengikat kedua belah pihak untuk bersama-sama mentaati dan menjalani kesepakatan yang telah dibuat bersama. Pengikat ini akan menjadi sebuat jaminan bahwa kesepakatan tersebut tetap terpelihara dan terjaga dengan baik selamanya.
             Demikian halnya dengan kehidupan orang percaya yang telah diikat dengan kasih Allah yang begitu besar. Ikatan ini terjadi bukan oleh karena adanya kesepakatan antara Alah dengan kita tetai Dia sendirilah yang membuat kesepakatan ini untuk memberikan jaminan kehidupan yang kekal kepada setiap orang percaya yang tetap  setia melakukan tugas dan panggilan sesuai dengan karunia yang dianugerahkan Tuhan. Tidak ada kuasa atau kekuatan manapun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus Tuhan kita. Oleh karena itu kitapun harus dapat mempraktekkan kasih Allah itu didalam kehidupna kita dengan saling mengasihi karena kasih Allah adalah segala-galanya. Amin…..!!






Monday, April 4, 2011

Inspirasi Minggu I April

"Menghanyutkan"
Janis M. Whipple
Suatu pagi dibulan januari yang dingin dan kelabu. saya pergi berjalan-jalan di pantai. saya banyak pikiran dan saya ingi sendrian. saya ingi merasa dekat pada Allah lagi. ketika saya berjalan, saya memungut sebatang kayu dan menulis di pasir. saya menyebut empat hal yang telah melukai saya dan mengecewakan Allah. dan saya menuliskan kata damai yang saya inginkan tetapi tidak mendapatkannya. saya menjatuhkan kayu itu dan terus berjalan. sambil berjalan, saya berdoa, menangis di bahu Allah. ketika saya memperhatikan air pasang yang sedang naik, saya berbalik, saya mencari kata-kata yang saya tulis. kayu ada disana tetapi air telah menghanyutkan semua kata kecuali sati kata : Damai. Allah telah menghanyutkan semua kesediahan saya dan meninggalak sebuah janji damai.

bahan Khotbah Untuk Minggu I April

"Menanti Tuhan"
Mazmur 25:1-17
bapak ibu, jemaat Tuhan setiap orang di antara kita pasti pernah menunggu atau menanti. dan biasanya orang yang sedang menanti diperhadapkan pada dual hal. pertama. orang yang menunggu merasa seang, gembira dan tenang karena yakin penantiannya tiadak akan sia-sia. dan yang kedua. orang menunggu merasa bosan, resah dan gelisah karena yang ditunggunya tidak kunjung datang.
kegiatan menunggu memang membawa situasi tersendiri bagi orang yang mengalaminya. begitu juga dengan pemazmur menghadapi ancaman serius dari musuh. dalam menghadapi ancaman musuh tersebut. ia mengungkapkan keyakinan imannya. pemazmur mengangkat jiwanya kepada Tuhan. dan itu dilakukannya karena ia percaya kepada Allah. ditengah situasi terancama pemazmur menanti pertolongan TUhan dengan yakin dan teguh. keyakinan tersebut diungkapkan dengan terus terang bahwa. oerna yang menantikan Tuhan takkan mendapat malu. ungkapan menantikan diterjemahkan dari kata Ibarani qawah yang berarti mennti atai menunggu sesuatu yang pasti. ibarat seorang jaga malam yang menantikan pagi. dalam artian seseotang yang bekrja jaga malam pasit yakin bahwa besok hari, pagi akan merekah.
bertitik tolak dari kepastia itulah pemazmur memohon agar Tuhan memberitahukan jalan kepadanya. sekaligus agar Tuhan membawanya menempuh perjalanan itu, sehingga ia mengalami keselamatan yang dinanti-nantikannya sepanjang hari. lebih lanjut ia juga memohon agar Tuhan melakukan itu menurut rahmat dan kasih setia-Nya. hal itu didasari oleh kesadaran bahwa dirinya bukanlah orang sempurna. dan atas kesadaran itu kemudian ia mengakui dosa masa mudanya sambil memohon Tuhan mengampuninya berdasarkan kebaikan Tuhan.
pengalaman hidup pemazmur memang tidak selalu persis sama dengan pengalam kita. namun pergumulan hidup pemazmur dalam mengahadapi musuh tentumerupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. sekalipun musuh dari pemazmur bisa berbeda dengan musuh kita tapi yang pasti yang namanya musuh pasti memberi ancaman, tantang dan habatan. dan akibatnya kita merasa terancam/terganggu oleh bahaya yang disebabkan oleh musuh tersebut dan musuh kita kini bisa beragam bentukya. sekaligus beragam macam penyebab serta akibatnya. lalu bagimana kita menghadapinya.
pemazmur mengajak kita untuk melakukan tiga hal : pertama, bila menghadai "musuh" maka sadar dan akui bahwa memang ada masalah. dalam arti :jangan mengabaikan masalah. masalah ada itu wajar dan manusiawi, sebab tak seorang pun yang bebas dari masalahm sebab masalah harus dihadapi dan bukan dihindari. kedua, dalam mengahadapi masalah, percayakan hidupmu kepada Tuhan. artinya hadapi persoalan dengan menatikan pertolongan Tuhan. dalam arti jangan menghadapi masalah dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri sendiri. dalam hal ini ada yang menjadi ada yang menjadi bagian Tuhan yakni : menolong umat yang memohon pertolongan-Nya. dan ada yang menjadi bagian kita yakni menghadapi permasalahan hidup ini dengan berjalan dan tuntunan dan pimpinan Tuhan. ketiga, bila kita mengalami pertolongan TUhan, marilah menyadir bahwa hal itu terjadi karena rahmat Tuhan dan kasih setia-Nya dan kebaikan-Nya dan bukan karena kebaikan dan kesempurnaan hidu kita. karena itu jangan pernah berbangga apalagi menjadi sombong karena berhasil menghadapi dan mengatasi pergumulan hidup ini. semua itu hanya karena rahmat, kasih setia dan kebaikan Tuhan, Amin.......

Monday, March 28, 2011

nama-nama pimpinan periode pelayanan 2010-2014

Pimpinan KGPM Sidang Sentrum Kawangkoan Tahun pelayanan 2010-2014 terpilih pada Rapat Am Sidang Tahun 2009. dan untuk komposisi kepemimpinannya adalah :
Badan Pimpinan Sidang :
Ketua : Pnt. DR. Jefry H. Tamboto, M.Pd
Wakil BPS : Pnt. Dwi G. Tumiwa, AMKL
Sekretaris : Pnt. Johanis Rumeen
Wakil Sekretaris : Pnt. Assanoke R. SUpit, SE
Bendahara : Pnt. D. Tumbelaka Simbar
Anggota : Pnt. Welly A. Najoan
Anggota : Pnt. H. Poluakan Lapian
Pimpinan Majelis SIdang :
Ketua : Gbl. James Posumah, S.Th
Wakil Ketua : Pnt. Max E. Pinasang

Sekretaris : Pnt. Johanis Rumeen
Wakil Sekretaris : Pnt. Assanoke R. SUpit, SE
Anggota : Pnt. A. Laloan Siwu, Pnt. S. Polla Sengkey, Pnt. I. RIsakota Taroreh, Pnt. Dra. J. Sumanto Sengkey.
B P P G S :
Ketua : Pnt. Martinus B. Assa, S.Pd
Sekretaris : Pnt. Devie Mendur, SE
Anggota : Dkn. Ferry Umbas, Dkn. Andries G.B. SUpit, Dkn. Ir. Nico Mewengkang
Pengurus Diakonia Sidang:
Koordinator : Bpk. Max M. Supit
Sekretaris : Dra. S. Umbas Lolowang
Bendahara : Ibu N. Supit Poluakan, SE
Penasehat Sidang :
1. Pnt. Drs. Jan N.E. Supit
2. Pnt. Bernhard A. Poluakan, BA
3. Pnt. Freddy C. Pioh
4. Pnt. J. Najoan Masengi
Komisi Pria Kaum Bapa :
ketua : Pnt. Fabian D.K. Mendur
Wakil : Bpk. Aldy Simbar, S.Sos
Sekretaris : Bpk. Jotje Walewangko
wakil Sekretaris : Bpk. Sampel Selni Walangitan
Bendahara: Bpk. Denni Pinontoan
anggota : Bpk. Herry Sorongan, BA, Bpk. Jendry Panambunan, SP, Bpk. Johanis I. Walukow, Bpk. Jefry Poluakan
Komisi Wanita Kaum Ibu :
Ketua : Pnt. M. Assa Larate, SE
Wakil : Pnt. M. Sengkey Sorongan, S.Pd
Sekretaris : Alma. Pnt. Y. Tumewu Palit (PAW : Ibu Senly Sumolang Mawitjere)
Wakil Sekretaris: Ibu F. Assa Supit, SE
Bendahara : Pnt. K. Walewangko Sorongan
Anggota : Ibu M Pinontoan Pakaya, Ibu W. Tamburian SImbar, Ibu L. Najoan Sengkey
Komisi Pemuda Remaja Sidang :
Ketua : Pnt. Iwan C. Pesik
Wakil : Stenly K. M. Tumiwa
Sekretaris : Sdra. Feiby Elvivany Worotitjan
Wakil Sekretaris : Lanny Rumeen, SE
Bendahara : Olivia Pinontoan, S.Kep. NS
Anggota : Andy Simbar, Fendy Najoan, Febrian Masengi
Komisi Anak Sidang
Ketua : Pnt. V. Pioh Poluakan, ST
Wakil : Raymond Sekeon
Sekretaris : Astrid Tenda
Wakil Sekretaris : Ibu J. Ampow SOrongan
Bendahara: Yenni Salipadang, Am.G
Anggota : Mareska Pinasang, Ibu Yanti Tumewu Najoan, Trisinta Tumiwa, Christa Sekeon
MAJELIS KEPEL 1-17
kepel 1 : Pnt. T. Assa Mandang, Dkn. DR. J. Sekeon Galatang,M.Kes, Dkn. S. Umbas Pinontoan, S.Pd
Kepel 2: Pnt. S. TUmewu Mawitjere, S.Pd, Dkn. Y. Pola ORoh, Dkn. Joppy Kumendong
Kepel 3: Pnt. Herry Pakasi, S.Sos, Dkn. J. Supit Gosal, Dkn. Vonneke M. Taulu
Kepel 4: Pnt. M. Waney Rampen, Dkn. K.A. Poluakan Onibala, Dkn. O. Umbas Najoan
Kepel 5: Pnt. Nossi S. Liow, S.Pd, Dkn. Jan Risakota, Dkn. L. Wokas Pantow
Kepel 6: Pnt. H. Lumintang Sumilat, Dkn. N Poluakan Masengi, Dkn. H. Rondonuwu Palit
Kepel 7: Pnt. Alfian A. Manongko, Dkn. L, Sorongan Pantow, Dkn. Fenny Ampow
Kepel 8: Pnt. Drs. Hengky Mandang, Dkn. J. Tamboto Lapian, Dkn. N, Wantania Lolowang, SH
Kepel 9: Pnt. Jimmy H. Lolowang, Dkn. M. Walangitan Pangaila, Dkn. R. SIlap Ponamon
Kepel 10: Pnt. S. Najoan Kawung, Dkn. N. Mawitjere Najoan, Dkn. A. Rompas Lumentah
Kepel 11: Pnt. N. Rumengan Tamengkel, ST. Dkn. Alm. Melky A. Mioyo, Dkn. L. Mawuntu Najoan, 
                Dkn. D. Mawitjere Iroth  (PAW)
Kepel 12: Pnt. C. Salipadang Battu, Dkn. H. Rompas Poluan, Dkn. M. Panambunan Najoan, SE.AK
Kepel 13: Pnt. A. Sumanto Poluakan, Dkn. V. Grosman Poluakan, Dkn. D. Mendur Laloan
Kepel 14: Pnt. H. Mendur Pangaila, Dkn. Joppy Kalangi, Dkn. S. Supit Laloan
Kepel 15: Pnt. S. Manorek Sekeon, Dkn. Hengky Mandang, Dkn. O. Poluakan Tumbelaka,
Kepel 16: Pnt. ir. L. Simbar Lapian, Dkn. V. Sorongan Rembet, Dkn. S. Sorongan Rumimper
Kepel 17: Pnt. W. Pinasang Sekeon, S.Pd, Dkn. F. Walewangko Lolowang, Dkn. S. Laloan Umbas
Kostor : Bpk. Devie Sengkey
Pegawai  Kantor : ADM Feiby Elvivany Worotitjan : Dkn. S. Liow Poluakan



sedikit sejarah KGPM Sentrum

setelah lahirnya KGPM pada tanggal 29 Oktorber 1933, yang diplokamirkan oleh B.W Lapian dan Kawan-kawan di desa Wakaan. kurang lebih 2 bulan lebih kemudian, tepatnya tanggal 7 Januari Tahun 1934 lahirlah KGPM di Kawangkoan, namun pada tahun 1990 jemaat KGPM yang berdomisi di kelurahan Kinali berotonom sendiri. maka Jemaat KGPM Kawangkoan menjadi dua Sidang. yaitu KGPM Sidang Sentrum dan KGPM Sidang Maranatha sejak saat itu.

prakata.....

salam sejahtera...
informasi merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan sekarang ini. berdasarkan pemikiran tersebut, maka saya berniat membuat blog ini...dengan harapan saya dapat memberikan informasi-informasi penting bagi jemaat KGPM Sentrum Kawangkoan dan orang-orang yang mau membaca dan mengikuti blog ini..Tuhan Yesus Memberkati kita sekalian
"Yesus Kristus dalam Kebangsaan, Kebangsaan dalam Yesus Kristus"